Mobil dan Sepeda Motor Harus Menguji Emisi

AutonetMagz.com – Knalpotmu naik? Bersiaplah memastikan gas buang mobil Anda masih memenuhi syarat izin beredar di jalanan. Keputusan Pemprov DKI Jakarta akan segera memberlakukan wajib uji coba emisi untuk kendaraan yang sudah ada yang beroperasi di Jakarta, dan ternyata ada alasan khusus dibalik aturan ini. Mungkin Anda sudah bisa menebak bahwa aturan ini berkaitan dengan lingkungan, tapi seberapa besar pengaruhnya?

Berdasarkan penelitian dari ITB, diketahui bahwa transportasi darat menyumbang 75% pencemaran kualitas udara saat ini. Diperkirakan lebih dari 5,5 juta kasus penyakit di Jakarta pada tahun 2010 merupakan kasus yang berkaitan dengan polusi udara, dengan biaya pengobatan mencapai Rp 38,5 triliun per tahun. Ingat sudah 2010, tahun ini lebih banyak mobil dan kualitas udara kita sudah tidak sama lagi.

Uji Emisi Diperlukan untuk Mobil dan Sepeda Motor

Untuk mengatasi masalah tersebut, INGUB No. 66 Tahun 2019 menetapkan bahwa pengujian emisi akan diperketat untuk semua kendaraan pribadi, baik roda 2 maupun roda 4, serta memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia di atas 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta. kawasan pada tahun 2025. Aturan pembatasan usia kendaraan di jantung kota Bahkan, kota-kota lain di Eropa, misalnya, sudah memikirkannya.

Terkait realisasi banyaknya uji emisi di Jakarta, saat ini masih terdapat tantangan berupa perlunya 550 stasiun uji emisi mobil penumpang dan 1.400 stasiun uji emisi sepeda motor untuk melayani populasi kendaraan bermotor yang terdaftar di Jakarta. Karena kebutuhan yang belum terpenuhi ini, sanksi bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi, seperti perbedaan tiket dan tarif parkir, belum dapat diterapkan.

Komitmen Produsen Mobil

Daihatsu sebagai salah satu produsen kendaraan bermotor terbesar di Indonesia berkomitmen untuk menyediakan produk ramah lingkungan. Niat mereka dilakukan dengan 2 cara, pertama dengan menyediakan fasilitas uji emisi di PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang bersertifikat internasional, dan merupakan satu-satunya fasilitas uji emisi lengkap dan pertama di Indonesia hingga EURO 6, sehingga Daihatsu menjamin bahwa semua modelnya telah lulus uji emisi dan ramah lingkungan.

Kedua, penerapan Green Technology secara global pada produk Daihatsu, seperti Super Intelligent Catalyst yang mampu regenerasi sendiri, sehingga bebas perawatan. Dari sisi produk, Daihatsu juga akan mulai menerapkan platform baru bernama DNGA (Daihatsu New Global Architechture) yang ringan dan hemat bahan bakar.

“Daihatsu berkomitmen untuk menyediakan produk dengan standar kualitas global terbaik bagi pelanggan, dan lingkungan. Kami berharap melalui sharing informasi ini, pelanggan juga dapat menerapkan tips konstruktif Daihatsu yang ramah lingkungan agar pelanggan dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan juga berdampak positif bagi lingkungan kita sehingga lebih sehat, ”ujar Soni Satriya, Executive Koordinator Divisi Teknik R&D. (Research & Development) PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Baca Sebelumnya:Hyundai Creta Muncul Lagi: Bukan Toyota Raize Ya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *