Genesis: Hybrid Less Pol, Direct Electric Car

AutonetMagz.com – Berbeda dengan Mercedes-Benz, BMW, atau Audi, Genesis yang merupakan merek mobil mewah asal Korea Selatan tidak memiliki branding yang sangat kuat atau tradisi yang panjang karena Genesis belum lama lahir. Sisi baik dari brand baru ini adalah mereka bisa lebih leluasa mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan untuk memperkuat brand Genesis tanpa harus mengalami masalah tradisi, baik itu tradisi desain, mesin atau yang lainnya.

Genesis akan memanfaatkan sepenuhnya kebebasan ini untuk kemajuan mereka. Saat ini, semua model Genesis mulai dari G70, G80 atau G90 hingga SUV mewah pertama mereka, Genesis GV80, hanya memiliki pilihan mesin biasa, tidak ada mesin hybrid atau plug-in hybrid. Padahal para pesaingnya dari BMW, Mercedes-Benz, Audi bahkan Lexus memiliki model hybrid atau plug-in hybrid. Mengapa Genesis tidak membuatnya juga?

Menurut The Detroit Bureau, Mark Del Rosso, CEO Genesis, mengatakan kepada Detroit Automotive Press Association bahwa Genesis tidak memiliki rencana untuk membuat mobil hybrid atau plug-in hybrid. Mereka akan beralih ke teknologi hybrid dan langsung ke teknologi mobil listrik. ”Ada pernyataan bahwa merek kami memang memiliki teknologi. Kami pikir lebih penting terjun langsung ke teknologi mobil listrik murni, ”ujarnya.

Tidak salah, karena Hyundai dan KIA memiliki beberapa model hybrid atau plug-in hybrid, artinya mereka tahu cara membuatnya tetapi merasa bertanggung jawab jika mereka membuat mobil hybrid untuk Genesis sekarang. Langsung saja ke mobil listrik, dan memang Genesis sedang menguji sedan listrik bernama Genesis eG80 yang akan melawan sedan mewah lain dengan tenaga listrik. Genesis berencana agar semua mobilnya bertenaga listrik pada tahun 2024.

Selain mobil listrik, Genesis juga punya komitmen besar pada sedan. Meski saat ini SUV dan crossover laris manis, "Sementara segmen sedan menyusut, kami tetap mendapatkan pangsa pasar," kata Mark Del Rosso. Bukti komitmennya adalah Genesis eG80, mobil listrik pertama Genesis yang menjadi sedan, bukan SUV. Apa pendapat Anda? Sampaikan di kolom komentar!

Baca Sebelumnya:Pandemi Menjadi Ujian Tangguh Jaguar Land Rover

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *