EICMA 2020 Resmi Ditolak Karena Pandemi COVID-19

AutonetMagz.com – Tampaknya tahun ini memang tahun yang menyedihkan bagi industri otomotif, baik roda 4 dan roda 2. Setelah artikel sebelumnya kami memberitakannya Geneva International Motor Show tahun depan akan dihapuskan sebagai dampak dari pandemi COVID-19, sekarang di sisi 2 roda ada tikar EICMA yang juga secara resmi dihapuskan pada tahun 2020.

Seperti kebanyakan pembatalan acara otomotif, alasan di balik pembatalan EICMA 2020 itu sendiri adalah karena ada risiko penyebaran virus COVID-19, yang sampai sekarang belum menemukan vaksinnya. Seharusnya, EICMA 2020 akan menjadi acara ke-78 dan akan diadakan pada 3 hingga 8 November 2020. Meskipun EICMA 2020 dibatalkan, nasib acara ini masih lebih baik daripada Geneva International Motor Show. EICMA akan diadakan lagi tahun depan alias 2021 dan akan diadakan pada 9-14 November 2021. Tentu saja kami berharap bahwa pada saat itu COVID-19 telah ditangani dengan baik.

Oh ya, EICMA bukan satu-satunya tikar roda dua utama yang harus dibatalkan. Sebelumnya, penyelenggara Intermot 2020 juga terpaksa membatalkan seri tahun ini karena hal yang sama. FYI, EICMA sendiri adalah salah satu pameran roda dua terbesar di dunia. Karena itu, biasanya pada tahap ini produsen otomotif roda dua memamerkan produk dan teknologi terbaru mereka. Sebelum keputusan EICMA 2020 dibatalkan, satu per satu dari produsen yang sebelumnya memastikan untuk mengambil bagian dalam edisi 2020 dibatalkan. Pada bulan April, KTM dan BMW Motorrad memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam EICMA 2020.

Para pemimpin pameran internasional juga telah menyarankan penyelenggara EICMA untuk tidak bergantung sepenuhnya pada evolusi situasi kesehatan dan mengabaikan risiko COVID-19. Karena itu, keputusan sulit ini dibuat untuk melindungi pecinta roda dua dari risiko penyebaran virus COVID-19. Di Indonesia sendiri, ada sejumlah agenda otomotif yang harus dibatalkan seperti IIMS 2020, dan sejumlah Roadshow GIIAS. Namun, GIIAS 2020 direncanakan akan diadakan dengan menempatkan Surabaya sebagai kota pertama pada bulan September dan Tangerang pada akhir Oktober 2020.

Jadi bagaimana menurutmu, teman?

Baca Sebelumnya:Impact COVID-19, Geneva Motor Show 2021 Resmi Dihapus
Baca Selanjutnya:Toyota RAV4 PHEV Menjual Baik di Jepang, Pesanan Tertutup!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *