Honda Memulai Pasar PCX EV di Jepang, ASEAN Mengikuti

AutonetMagz.com – Jika kita ingin sedikit flashback ke Tokyo Motor Show 2017 kemarin ketika Honda memperkenalkan sosok PCX Honda terbaru, ada tiga varian yang diumumkan saat itu. Pertama, tentu saja varian mesin konvensional yang sudah wara di jalanan saat ini, yang kedua adalah varian Hybrid yang beberapa waktu lalu sudah mulai dipasarkan, dan akhirnya adalah varian tenaga listrik murni, alias sepeda motor listrik. Nah, varian terakhir diperkenalkan oleh Honda Jepang pada hari ini, dan mulai dijual tetapi dengan sistem penjualan yang agak berbeda.

Jadi, untuk saat ini Honda PCX EV hanya akan tersedia untuk pasar Jepang, dan bagi konsumen yang berminat bisa mendapatkannya dengan sistem Lease-Sale. Jadi, sistem Lease-Sale yang diterapkan oleh Honda memiliki tujuan utama, yaitu mengukur kebutuhan motor listrik di Jepang, dan bagaimana mereka digunakan untuk keperluan bisnis dan pribadi. Jadi, target Honda PCX EV di Jepang tidak hanya untuk pengguna pribadi, tetapi juga untuk perusahaan. Nah, kick off dari distribusi dan pemasaran Honda PCX EV sendiri akan dimulai untuk layanan berbagi sepeda di Tokyo. Kemudian, diikuti oleh armada sewa wisata resort di awal 2019. Jadi, jika Anda ingin mencoba Honda PCX EV, Anda bisa menjadi turis pertama ke Jepang.

Yah, meski hanya dipasarkan di Jepang, Honda tidak menutup peluang untuk memasarkan Honda PCX EV dari Jepang. Bahkan, salah satu target pasar berikutnya untuk Honda PCX EV adalah kawasan ASEAN. Bagaimana dengan negara pertama? Indonesia atau Thailand? Keduanya salah. Ternyata Filipina adalah orang pertama yang dihormati untuk memasarkan Honda PCX EV di ASEAN. Sedikit mengenang, Honda PCX EV sendiri menggunakan dua baterai lithium ion 48 Volt 20,8 Ah yang bisa membuatnya sejauh 41 km. Dan menariknya, baterai ini bisa dilepas, alias dilepas. Jadi, ada peluang untuk membuat stasiun pertukaran baterai, seperti ide GESITS.

Sementara tenaga utama berasal dari EF01M Interior Permanent Magnet (IPM) dengan kapasitas 5,63 hp pada 5.500 rpm dan torsi 18 Nm dari putaran mesin 500 rpm. Cukup untuk keperluan mobilisasi harian, selama Anda tidak menggunakannya bolak-balik. Karena salah satu kedatangan Honda PCX EV adalah daya tahan lama. Untuk mengisi dua baterai, Honda PCX EV membutuhkan waktu 6 jam dengan kabel biasa dan 4 jam dengan kabel khusus yang bersifat opsional, secepat pengisian cepat. Memang angka 4 dan 6 jam bukan angka yang panjang dibandingkan dengan produk lain yang bisa semalam, tapi masih panjang. Honda PCX EV sendiri akan mendapatkan kurang lebih sama dengan varian standar, seperti rem belakang drum, dan rem ABS di bagian depan.

Hanya akan ada satu warna yang tersedia untuk Honda PCX EV ini, yaitu Pearl Glare White dengan aksen Candy Blue. Jadi, apa pendapat Anda tentang sosok Honda PCX EV? Bagaimana dengan peluang masuk ke Indonesia? Silakan kirimkan komentar Anda.

Baca Sebelumnya:Pembalap Royal Enfield Bonneville, Record Breaker Mounts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *